saat kata “selamat tinggal” menjadi hal yang paling bahagia untuk di dengar.. 😉

huruf kecil

—ditayangkan ulang menjelang pernikahan sepasang sahebat saya, faisal syahreza dan sayidah anis

jika anda mendengar atau membaca
kalimat sederhana entah dari siapapun,
entah di mana, catat atau ingatlah satu
atau dua kata dari kalimat tersebut.

masukkan kata-kata itu
ke dalam sebuah puisi sederhana.
tak perlu memaksa diri menulis puisi
yang, katakanlah, terlalu berbunga-bunga.

di bawah judul, tuliskan nama pasangan anda.
atau jadikanlah namanya sebagai judul puisi
—bisa menambah kata ‘untuk’ atau ‘buat’
di depannya. ingat, panggilan sayangnya saja.

atau sebaiknya saya ceritakan bagaimana
saya menggunakan resep sederhana ini.

saat berbulan madu, kami menonton film,
saya mendengar kalimat diucapkan seorang
dalam satu adegan di tengah-tengah film itu.

sekarang saatnya mengatakan selamat tinggal.

dengan kata-kata sederhana, saya lalu menulis
sebuah puisi pendek di kamar untuk istri saya.

‘selamat tinggal’ judulnya. saya tulis namanya
di bawah kata dari film yang jadi judul puisi itu.

sungguh, sayang, saya beruntung menemukan
seseorang yang kepadanya mulutku sangat

View original post 101 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s