Tapi Sayang

Dear Sayang,

If being with you is just a dream, then don’t wake me up. 

Jantungku tidak berdegup kencang saat berada di dekapmu,

Perutku juga tidak penuh dengan kupu-kupu saat kamu mengucapkan cinta,

Hatiku tidak tersayat-sayat saat kamu lupa akanku,

Dan pipiku tidak merona saat pertama kali kamu kecup,

Tapi Sayang,

Jantungku melemah saat berada di dekatmu,perlahan-lahan mengikuti setiap gerak-gerikmu, merekam semua momen yang berarti, tidak ingin kehilangan sedetikpun.

Ada energi besar yang mengalir dan membangkitkanku saat berada di sampingmu, aku tidak tahu itu apa, yang pasti bukan kupu-kupu kecil yang beterbangan. Aku rasa itu yang dinamakan kekuatan cinta.

Apabila kamu lupa akanku, hatiku tidak lagi tersayat-sayat. Aku… aku harus memungut hatiku yang sudah pecah berantakan di dasar jiwa.

Dan Sayang,

Pipiku memang tidak merona saat pertama kali kamu kecup keningku.
Aku terpaku, terdiam, membisu.
Seolah tubuhku enggan bergerak atau hanya sekedar menarik nafas.
Aku ingin waktu berhenti berjalan.
Aku ingin ciuman itu abadi.

Aku,
Yang tergila-gila akanmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s